News Aggregator

December, 2007

Last Hours

My intention to celebrate the New Years Eve in Subaya, Kintamani is about getting unstoppable. All the fact I found in the town become a nightmare, surely. I can’t imagine how crowded it would on the last hours approaching 2008. All the vehicles, all the people, all the polluted air and all that stressing noises. Oh…gosh I would never pick that kind of live. Who did?

This afternoon all my stuffs were packed and I am ready to get the hell out of the town. Cold airs, calm situation, chilling environments are waiting me up there. I wish anyone could be happy in town this evening. I wish anyone who stuck on the way could be happy as well. I put already the best thing I can get to celebrate these last hours with all of my good friends in Subaya.

So world, I wish you all the best start into 2008 and happy New Year.
Subaya…I am coming.

Music, Outdoor and Photography

In attempt to approach a group of individual related passion majoring in art and lifestyle and combining a number of particular addictions in such, MOP stretches one alternate forum and discussion presenting the incorporated items which are focusing in music interest, outdoor activities and visual photography. These engaged pieces of sense are delicately patch in human intention in general and have to be skillfully enhanced because of what had been given should not be wasted.

Mandi Hujan

I am not going to say “Hurray…, the rain is falling…” But I say “Hell yeah…the polluted water is fucking dropped!” Say your gratitude to Whom makes it fell and say your curse to whom makes it polluted. Been three days continuously rain didn’t stop. In the other part of this country might flooded already at some point and that’s pretty obvious. After the long hard bright hot sunny day shaking everybody’s throat the coming of this miracle heals the souls and put a disaster at the same time.

Rain in nowadays is absolute differ from the old days where it was pure plain water with no containing harmful substance caused by vehicle gas. Rain takes away whatever is floating in the sky and brings it down to the earth together; put an empty bucket and set it into the rain then you will see what I am talking about.

Hantu Server

Description: 

I Komang Harry Sudana...someone who unstable physically. Something weird messed his brain out. Check out his brand new bullshit.

Telapak Kaki

Description: 

Pecinta WANITA

Dewi Uji

Description: 

Bunga Otak

Bali Outbound Community

Description: 

Bila kita bicara tentang komunitas, maka disana terdapat unsur yang berbeda-beda tetapi saling mendekat satu sama lain. Kalau kita melihatnya, kedekatan satu sama lain ini menjadi satu bagian yang tidak bisa saling lepas. Akan tampak satu hal didalam kedekatan mereka. Apa itu ? Yaitu Kesatuan.

Banyak komunitas yang kita jumpai di jagad raya ini. Katakanlah komunitas hewan berkepala dua, komunitas burung terbang, komunitas pecinta manusia langka. Nah itu kan dalam dunia hewan. Bagaimana dengan dunia manusia ? Kita bisa melihat ada komunitas pecinta hewan, komunitas mobil balap, komunitas pecinta lingkungan. Bagaimana dengan Komunitas Bali Outbound ?

Nah, mulai menarik nih. Sejarahnya sih kurang lebihnya seperti ini :

Kami adalah manusia dengan tingkat pola pikir yang berbeda, mempunyai pekerjaan masing-masing, mempunyai usia tersendiri, mempunyai bobot tubuh berbeda-beda, bahkan tinggi badan juga beda. Selama hidup didunia ini, kami menjalankan kegiatan hidup seperti manusia lain sebelumnya. Bila tidak ingin disebut rutinitas, kegiatan hidup kami yang mirip atau hampir sama adalah : Bangun pagi, mandi, sarapan atau ngopi merokok, berangkat kerja, ketemu masalah, pulang sore dengan kepala berat, mata sendu, nonton tv sambil nunggu keadaan benar-benar siap mandi, trus akhirnya mandi, makan, main ke teman-teman atau nongkrong di mall, pulang ke rumah, nonton TV (kadang-kadang ditonton TV), trus bobo. Jadi kegiatan tersebut kami aggap monoton, tidak bergairah, kadang miskin teman, miskin pengalaman, dan terkadang pula miskin beneran.

Dari rangkaian perbedaan-perbedaan individu yang ada, beberapa teman sudah memulai kegiatan naik gunung dan sudah menciptakan jalinan kebersamaan terlebih dahulu. Dari pengalaman yang diceritakan secara manual yaitu melalui mulut dan melalui media digital berupa foto, kegiatan mereka ini menuai pendatang yang tertarik untuk melakukan kegiatan yang sama dikemudian hari. Maka, meski tidak terorganisir secara rapi dan profesional, media handphone dan mulut menyiarkan kegiatan-kegiatan kembali ke alam ini. Diantara kesibukan hidup, kita masih sempat untuk berkumpul untuk melakukan kegiatan kembali ke alam. Mulai dari hiking, trekking, naik gunung, bersepeda motor bersama.

Dalam semangat keserhanaan ini, kami ingin bersama-sama menikmati kebesaran-Nya. Ingin membuat cerita kehidupan, mumpung kita masih diberikan kesempatan untuk menggunakan mulut dan media digital. Sekali lagi, dengan semangat keserhanaan ini, kami ingin bersaudara dengan alam serta isinya. Termasuk antar manusia-manusia nya sendiri.

Komunitas Bali Outbound ini bersifat Inklusif, terbuka bagi siapa saja. Kami bahagia bila bertemu dengan teman-teman baru. Kami adalah manusia sosial yang berperikemanusiaan, berperitumbuh-tumbuhan dan berperikehewanan (kecuali hewan dan tumbuhan yang kodratnya menjadi konsumsi manusia).

Dalam setiap perjalanan ini, kami yakin bahwa Alam akan menyusui kita.

Kontak kami, Bali Outbound Community :

Jl. Narakusuma 11
Denpasar, Bali - Indonesia 80235
Telp : +62-361-8515900
Email : xplore@balioutbound.com

Anda ingin bergabung dengan kita-kita ini ? Its free, kontak kami atau teman-teman Anda.
Group/Institusi/Perusahaan Anda ingin outbound di Bali ? Lihat paket outbound yang kami tawarkan (coming soon).

Indonesian Culinary

Description: 

Indonesian Culinary - Indonesian Recipes

Hendra W Saputro & Shinta Dyan K

Description: 

Sesuai nama domain name ini, hendra.ws, memang saya ambil dari nama pribadi saya, Hendra W Saputro. Apakah arti huruf W ditengah nama itu ? Cari saja sendiri.

Pengembaraan mulai tahun 1996, menetapkan diri untuk hidup dan berkarya di Bali. Sejak tahun 2000 mulai berkenalan dengan ‘mahluk’ yang bernama internet. Tahun 2001 mulai bersentuhan dengan web design, domain name, dan web hosting hingga sekarang.

Punya hobi sekaligus kerjaan di perusahaan penyedia jasa website (web development, domain name dan web hosting) berbasiskan di Bali, Bali Orange Communications (BOC).
Base di Jl. Narakusuma 11, Denpasar. Base yang asik, banyak teman yang datang, disamping untuk silaturahmi, ada internet dan kopi gratis. Kata teman-teman, BOC memang base camp yang yahud!. Thanks.

Dikala senggang, senang sekali kembali ke alam bersama teman-teman Bali Outbound Community (BOC-juga). What a wonderful life.

Kontak di +628123676861 ato +62361-8515900 ato +62361-7448807 (Kantor BOC).

Mari mampir ke base camp.

Bali Blogger Community

Description: 

Bali Blogger Community disingkat BBC adalah nama komunitas blogger Bali. BBC resmi terbentuk pada 11 November 2007 di Denpasar, Bali. Cikal bakal BBC sendiri sudah dimulai sejak Juni 2007 yang dimulai dengan berkumpulnya empat blogger Bali. Ini sekaligus Kopdar Pertama Blogger Bali.

Sebagai tindak lanjut Kopdar itu, dibuatlah mailing list baliblogger@yahoogroups.com. Dari sini, satu per satu blogger Bali mulai menghimpun diri. Hingga kemudian pada Kopdar Ketiga Blogger Bali yang diikuti 33 blogger Bali dari beragam latar belakang, BBC resmi berdiri.

Keanggotaan BBC bersifat terbuka. Namanya saja komunitas. Anggota BBC adalah blogger yang tinggal di Bali, orang Bali yang tinggal di Bali, keturunan Bali yang tinggal di mana pun, atau blogger yang punya ikatan emosi dengan Bali. Syaratnya hanya satu: punya blog.

Selain sebagai tempat kumpul, komunitas ini juga dibuat untuk memb(e)logkan Bali alias menyebarluaskan ide tentang blog di Bali. Wujudnya selain kampanye, pendidikan blog, juga kampanye kebebasan berekspresi. Tapi ini komunitas santai. Jadi ya kegiatan utama dan wajib komunitas ini ya tetap saja yang santai-santai: KOPDAR!

Bale Bengong

Description: 

Bale Bengong adalah portal yang dibangun sebagai upaya mewujudkan jurnalisme warga di Denpasar, Bali. Dalam jurnalisme warga (citizen journalism), warga tidak hanya jadi objek berita, tapi sekaligus subjek. Warga terlibat aktif untuk menulis atau sekadar memberi respon atas sebuah kabar.

Siapapun Anda bisa berbagi kabar di portal ini. Tentang cerita apa pun yang relevan dengan Denpasar atau Bali secara umum. Tidak usah kabar-kabar penting, kabar paling pribadi pun bisa.

Jurnalisme warga memberikan kesempatan pada tiap warga untuk menggunakan sudut pandangnya sendiri dalam menulis. Objektivitas bukan hal penting dalam tulisan-tulisan di portal ini. Semua penulis menggunakan subjektivitas masing-masing. Namun semua berdasarkan fakta dan kejujuran (fairness). Karena itu pertanggungjawaban tiap kabar ada di penulis masing-masing.

Ojiek Ismail

Description: 

Mensana Incorporesano, u Kesana gue kesini ~ Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat [?]

Babe Goth

Description: 

Babe Goth - Queen of Pain

Noviar

Description: 

life, design, backpack, and dusty road…

Sakti Soediro

Description: 

| perempuan | 26 januari 1981 | seorang kaka', sederhana, lahir dijakarta tumbuh dan berkembang di kota wisata budaya yogyakarta, pernah bersendal jepit ria bersenandung dikota kota kecil di asia tenggara | sekarang di bali entah esok atau lusa | seorang adik, teman bermain dan anak perempuan yang siap menjadi apa saja demi sahabat dan keluarga

Below the sky

Was keep dreaming to have that beautiful landscape in Subaya installed somewhere in the middle of Denpasar, in front of this office would be great! I am not being bored watching 'Adek = anak depan kantor)' with that sexy 'kebaya' every afternoon, it's just something different driven me crazy and leading me into its deepest mystify of nature. What does strongly attract me is sitting easily in that old bench staring at the green hill hanging below the beautiful blue sky with the white magical haze covering. That's all!

In the weekdays lately business is on rush approaching to the end of the year till now but then I said I must go liberate my mind a little bit whatever it takes. No more bullshit forget who doesn't commit to join, we just straight driving and comb the shadow in the night to get our favorite contemplating place, Ipung house. I always want to go to this place, the place where I can feel the real rejuvenating moment some other way. I almost keep smiling along the way we drive. It's like when you are sentenced to have heaven to visit for free.